TAHITI80@JAKARTA

MADMUSIC presents TAHITI80
> 21 JULI 2007 JAKARTA
>
> TAHITI80
> PURE SATURDAY
> SORE
> HOLYCITY ROLLERS
>
> Merchandise & limited giveaway
> PIAGGIO EXHIBITION from PCI
>
> UPPERROOM, 11th - 12th Floor ANNEX BUILDING
> Jl. M.H. Thamrin No. 59 JAKARTA
>
> starts at 05 pm
> htm : Rp 275,000
>
> TICKET BOX
> aquarius mahakam ( 021-7208413 )
> aquarius pondok indah ( 021-7238760 )
> nanonine lamandau ( 021-7255407 / 021-7251666 )
> nanonine tebet ( 021-83794487 )
> ibu dibyo ( 021-31931178 )
> upperroom ( 021-31903758 )
> monik house bandung ( 022-2038668 )
> airplane spaceshop bandung ( 022-4210092 )
>
> support by:
> GANTRY & UPPERROOM
> PCI
> TRIPLEPOP RECORDS
> DRAGONFLY
>
> media partner:
> JUICE
> AREA
> FABRIC
> JEUNE
> CURIOUSCITY
>
> official radio partner:
> TRAX FM
> HARDROCK FM JAKARTA
> HARDROCK FM BANDUNG

                            

SORE liburan dulu...

Setelah awal tahun yang melelahkan: Tour 'Berbagi Suami' Kuala Lumpur, Soundshine, dan beberapa Pensi, serta jadwal rekaman yang padat, bersama ini SORE mengumumkan akan berlibur dulu untuk beberapa saat -kira-kira 3 minggu sampai sebulan- supaya fresh lagi jasmani dan rohani. Setelah itu kami akan kembali ke studio rekaman untuk fokus ke materi album kedua yang sempat terbengkalai.

Jadwal manggung terdekat rencananya di Bandung, dan sebelum album kedua dirilis rencananya kami akan menyempatkan diri bermain di Jogja dan Surabaya.

Album pertama SORE telah terjual jauh melebihi perkiraan dan angka penjualan terus bertambah sampai saat ini, setelah hampir 2 tahun rilis (!) -hal ini seringkali mengingatkan kami pada komentar sombong salah seorang petinggi label besar di Indonesia pada sebuah media cetak yang mengatakan bahwa Aksara Records tidak akan bertahan lama jika memiliki artis sejenis SORE- dan untuk album kedua kami akan tetap berdiri di bawah naungan Aksara Records. 

Selama liburan ini, Awan Garnida dan Ramondo Gascaro akan mulai berjamming bersama Band Beatlesnya lagi, Bemby Gusti akan kembali mengajar drums di salah satu sekolah musik, Ade Paloh akan kembali menawarkan produk ke klien-kliennya,sedangkan Reza Dwiputranto akan terlihat berkeliaran di Pameran-pameran Furniture di Ibukota. Dan kami akan tetap bermain musik dimanapun kami berada.

SORE ze band

SORE @ DUNHILL DIMENSIONS SOUNDSHINE 2007

DUNHILL DIMENSIONS SOUNDSHINE 2007

An annual music festival that will give you a memorable memory you won’t dare to forget.

Jakarta, March 10, 2007 The Upper Room, Nikko Hotel Gate open: 4 PM Ticket: IDR 350.000,00

Bandung, March 11, 2007 Sasana Budaya Ganesha Gate open: 5 PM Ticket: IDR 300.000,00

With performances by:

Club 8 (Sweden)

Homogenic (Indonesia)

Sondre Lerche and the Faces Down (Norway)

Sore (Indonesia)

Tickets available at:

Aksara Kemang (021-7199283)

Aksara Citos (021-75920347)

Aksara Plaza Indonesia (021-3107711)

Aquarius Mahakam (021-7208413)

Aquarius Dago (022-4241433)

FFWD Records (022-2032740)

Blitz Megaplex (022-82063630)

Tickets will be on sale starts from Feb 7. Space are limited. For further information, please contact:

Aksara 021-7199288

FFWD Records 022-2032740

Just simply don’t miss it!

Soundshine 2007 is brought to you by:

Dunhill the Perfectionist in Tobacco.

SORE @ Kuala Lumpur Photos by Ili

see the pictures at http://www.flickr.com/photos/ili/sets/72157594467377523/

3 pemenang @ sebuah sweatshirt + info lain dari SORE

dan pemenangnya adalah....

Crazy Diamond ( Komaruddin ) di Bandung

WA Wicaksono di Jakarta Barat

Ripcord di Malang

.... hadiahnya akan dikirimkan pada hari senin tanggal 13 November melalui kurir ke alamat masing2.

Buat yang ngga menang tetep dapet masing2 sebuah poster SORE yang akan dikirim melalui pos.

Videoklip 'CERMIN' akan mulai ditayangkan di beberapa stasiun TV lokal dan nasional pada bulan Desember 2006.

Proses rekaman album kedua 'Ports of Lima Vol. 1' telah menyelesaikan 5 buah lagu, termasuk 'Ernestito' karya Ramondo Gascaro, '400 Elegi Biru' karya Bemby Gusti, dan sebuah lagu bernuansa progresif 'Essensimo (The Passion of Antoine Doinel)' karya Ade Firza. Proses rekaman ini dibantu oleh sound engineer anyar yang sangat handal bernama Vanco asal Surabaya.

Sebuah lagu akustik 'Apatis Ria' karya Ade Firza akan menjadi theme song film independen 'Jalanan' karya Daniel Ziv yang akan diputarkan di festival-festival film di Indonesia dalam waktu dekat.

Aghi Narottama (Apeontheroof), Bemby Gusti, dan Ramondo Gascaro memenangkan penghargaan sebagai Penata Musik Terbaik Jakarta Film Festival 2006 lewat soundtrack 'Berbagi Suami', setelah sebelumnya tidak masuk nominasi sama sekali dalam MTV Movie Awards lalu, yang akhirnya didominasi oleh pemenang dari 'Berbagi Suami' the movie. Menyisihkan berbagai nama besar langganan festival film seperti Andy Ayunir, Andi Riyanto, Bongky BIP, dan juga Melly Goeslaw, trio 'gres' ini dipercaya akan memberikan nafas segar bagi perkembangan perfilman di Indonesia.

Adios.

SORE ORIGINAL MERCHANDISE

SORE Original Merchandise ( T Shirts, Sweatshirts, Posters, etc. ) available at :

Jakarta :

Nanonine Lamandau

Elevate

Endorse

Moose

Toko Buku Aksara Kemang

Bandung :

347 / eat

Semarang :

District

Surabaya :

Rotten Apple

Soon available in Medan, Lampung, and other cities

Merchandise Provided by 11:12 Merchandising and Aksara Records

Adios.

CENTRALISMO Lyrics

Bebas


Kala mana, Jeritan khilaf manusia
Membersihkan, Seriak salah dirinya
Bebas mereka rayap bersama
Jika semua layak punah

Biar semua layak punah
Menelan surya
Mewujudkan suka, darimu

Mulai kini, Tak ada salah di dunia
Terpancarkan, muslihat kita yang hina
Bebas kita merayap bersama
Biar semua layak punah

Words & Music: AP - 1998


Mata Berdebu


Tak ku pelajari di mana pelangi itu
Di antara kabut, kucari jemari itu
Dan aku tak bisa melangkah
Di antara musafirnya…

Sabar ‘ku mendaki pusaran puncak hatimu
Kesan yang terjadi di lading lara batinku
Dan aku tak bisa melangkah
Di antara musafirnya

Dan aku rindu melangkah di duniamu
Di antara ‘ku..janjimu terlunta…

Words & Music: AP - 2003


So Mos Libres


Semua bisa bilang tak ada nafsu belaka
Tak ada yang meragukan gilanya semata
Siapapun merasa nikmat yang kurasa, yang ada…

Selagi kita berjuang meraih bahaya
Pero, so mos libres siempre solamente por tu vas
Siapa pun merasa gila yang meradang, yang ada
Menggarang, dan kau pun…

Melayang hanyalah selingan, dan kau pun
Merasa di alam yang hitam
Siapa pun bahagia…

Adanya harapan menjulang, dan kau pun
Menggapai di alam yang hitam
Kita pun bahagia…

Words & Music: AP - 2004

No Fruits for Today


Slowly down the avenue
And the irony of liking you
What was to be some brand new shoes
Now them colour has come out pure blue

I’d love to love the sunshine thru
But love in doubt will not have two
The novelty will out last you
Comin’ down the ledge will do, see it thru, me and you

I love you when you love me, and we’re gonna make a big family

Driving down the afternoon
Something that can not be tuned
I’d love to make things out with you
But the flowers were too lame to move

Outside the signs were two by two
The novelty comes out to you
The Philadelphia blue lagoon
Jumpin’ up and down the moon

Words & Music: RG / AP - 1997

Cermin


Diri, lepaskan ceria di hati
Rasakan dalam kenikmatan
Malam ini

Diri, usah kau elakan nestapa
Hanya dirimu yang kau iba
Jangan relakan…

Dirimu dihempas batuan
Dirimu dihempas batuan

Diri, biarkan karma berbicara
Tak heran dirimu terisak
Ucapkanlah dendam…

Dirimu dihempas batuan
Dirimu dihempas batuan

Kau tuan semua
Yang kau harapkan…
Diri akankah…

Words & Music: RD - 2003

Keangkuhanku


Oh diriku terlalu larut dalam keangkuhan
Setiap detik terus melingkari aku
Rasuki jiwa dan juga ragaku ini
Hari-hari pun telah aku lewati
Dengan segala kemunafikan diri

Tuhan ku mohon hapus dosaku

Tuhan ku mohon
Ampuni dosa-dosaku
Yang kian bertambah
Semoga engkau mendengar
Keinginanku ini
Hapusi dosa-dosa

Kuingin mendapatkan hidup abadi
Seperti yang engkau janjikan
Kepada hamba-hamba ciptaanmu

Kuingin merasakan hidup di surga
Seperti yang engkau janjikan
Kepada hamba-hamba ciptaanmu

Oh tuhanku tolong dan kabulkan
Keinginan hambamu hapusi dosa-dosa

Oh tuhanku maafkan atas kelalaianku ini
Lindungi semuanya

Words & Music: RD


Etalase


Semua kisah yang pernah lalui hidupku
Semua cinta yang pernah
Engkau rasakan, dalam kisahmu
Pahit dan manismu,
Lalui…

Semua teman yang engkau sayang dan tinggalkan
Sengaja atau tidak, dirimu
Pernah lalui, cerita yang haru
Yang semua alami

Dan kita coba kenangi semua,
Walau t’lah tiada
Bagai etalase jendela…

Kau pernah kenal seorang yang sangat kau sayang
Kau pernah kenal seorang
Yang sangat kau benci, terasa perih
Hingga otakmu,
Meledak!

Semua sahabat yang pernah menghangatkan hidup
Satu persatu, menghilang…
Seiring waktu yang makin lama
Kian menua

Tapi kita coba kenangi semua,
Walau t’lah tiada
Bagai etalase jendela…

Words & Music: RD - 2003


Ambang


Sepantasnya kau pergi
Melayang sayang, dari kegelapan ini
Dan tak usah kau hiraukan
Kegalauanku, halnya kau yang menghampiri

Cinta terbebas lepas, melambai
Tangan terlintas hina menahanmu
Terlihat terbangmu miliki...anggun
Terasa haru kau pergi

Seandainya kau hadir
Hanya sesaat, ku ‘kan selalu merelakan

Words & Music: AP / RG - 2002

Ada Musik Di Dalam


Sampan berlaju
Berlayar lelah
Berlabuh di tepian pantai
Kota Jakarta…
Diam berkaca
Rimba deritanya

Pijakan debu
Terbang ke awan
Serakah anda menyatakan
Miliki semua rasa
Serahkan seraga kata
Tampisku menghantar

Sarat harapanku
Sarat cerita belia

Jelas terlihat
Lampu menyala
Tersimpan di pantulan cahaya
Jari-jemari
Yang aku cari
Anda tak mengira.. huh
Nasi uduk…

Words & Music: RG / AP / BP / AG – 1997 / 2003

Lihat


Aku disanjung, disambut, dibuai oleh keresahan kawan,
Kawan lama, kawan yang tak bisa ku
Andalkan menjadi sahabat dan

Kawan, salahkah diriku?
Lihat, sadarkah dirimu?
Dia, harapan diriku
Tanpamu

Aku terlanjur melaju, melingkarkan hatiku kepadanya,
Tanpa engkau, kawan yang terlewatkan
Dan aku terhibur senantiasa

Menang, salahkah diriku?
Lihat, sadarkah dirimu?
Dia, harapan diriku

Salamkan ‘ku bila kau jumpa diriku
Dan jika mana dia bersamaku

Words & Music: AP / RG / BG – 2003


She’s So Beautiful


She’s so beautiful, she’s so beautiful

She wakes me up with the sun in her eyes
Every morning, a warm surprise
She makes me laugh, she makes me sing
She gets me dancing, she has me swinging

She’s so beautiful, she’s so beautiful

I’m sailing the seas on a breeze, not a cloud in the sky
I know where I’m going
I’m driving for hours and hours on end in my car
But I’m not getting closer
And I never will
Forever climbing mountain

Roaming the streets on a beat and her voice in my head
Never feeling lonely
I’m rocking her boat, let her float, let her drifting away
I don’t need no answers
They’re all in my head
I have got no questions

Walkin’ on roses, I’m whistling I’m loving the sun
I’m swimmin’ in wine, and I know that she’s my number one
I’m drowning in happiness, I know that I’m losing my head
My heart is singing for the finest girl I’ve ever met

Words & Music: Lens TerWee


Aku


Ku merenung, ku merenung
Kenali hati
Ku melaju, ku melaju
Menyelami hati

Aku tahu siapa aku,
Sebenarnya
Aku hanya seorang manusia
Belaka

Ku merenung, ku merenung
Kenali hati
Ku terhanyut, ku terhanyut
Menyelami hati

Yang penuh
Dengan kesalahan dan kelemahan
Di dalam diriku
Yang penuh
Dengan kegelapan dan terang di dalam
Diri dan jiwaku

Words & Music: RD – 2003

SORE @ Penghargaan PARFI

( taken from www.protectionzine.com )

Sabtu malem tanggal 13 Mei 2006,

Sampe sekarang masih teringat rasa kaget sekaligus panik sewaktu gue menerima sms dadakan dari seorang kawan yang bekerja sebagai marketing di recording label yang menaungi kami. Isinya menyebutkan bahwa besok (Minggu 14 Mei 2006-red.) SORE akan main sepanggung sama Idris Sardi, Ari Lasso, dan Imaniar. Kita harus siap-siap soundcheck jam 4 sore, dan acara mulai sekitar jam 7:30 malem. Hari itu kita baru saja manggung di Plaza Timur Senayan –dapet giliran siang hari (lagi)- tapi lumayan puas juga dengan servis panitia yang lumayan ramah, dan bisa menghibur banyak orang yang ternyata beberapa diantaranya baru tau bahwa SORE udah punya album (termasuk beberapa panitia). Setelah kelimpungan menghubungi personil dan SOREmilitia (pasukan kru dan stage management SORE band), akhirnya beberapa jam kemudian gue mendapatkan kepastian bahwa SORE bisa main besok.

Minggu sore tanggal 14 Mei 2006,

Sayangnya hari ini David “The Jukebox” Tarigan tidak bisa memperkuat line up SORE seperti sehari sebelumnya. Dan karena tangan kanan Mr. Ade Paloh masih cedera maka gue beranikan diri untuk memainkan Stage Engineer Mr. “Orgen Tunggal” Nobon buat mengisi track gitar Ade.

Mulai jam 4 sampai sekitar jam 5 kita masih harus menunggu giliran soundcheck. Sedang berada di atas panggung adalah band Audiensi yang tersohor itu. Mereka mencoba lagu-lagu yang akan dimainkan oleh Imaniar dan Ari Lasso.
Jam 5 tiba giliran SORE soundcheck… eits ntar dulu! Ternyata paman Idris Sardi lebih dulu naik ke atas panggung untuk melakukan soundcheck. Beliau membawa biola dengan body yang tembus pandang -sepertinya dari bahan fiberglass- a la gitarnya Dave Grohl di videoklip Monkey Wrench. Sempat tertegun sekaligus terkagum-kagum melihat legenda musik Indonesia yang satu ini. Tetapi kemudian kekaguman mulai memudar seiring dengan lamanya durasi soundcheck. Rupanya Beliau belum sempat latihan bareng band Audiensi. Alhasil waktu soundcheck dipake buat rehearsal.

Waktu semakin mepet dan kita sempat diusulkan pihak venue untuk tidak usah melakukan soundcheck karena para tamu mulai berdatangan. Pikir-pikir daripada main jelek, akhirnya gue memutuskan untuk menemui Mbak Ria Irawan sebagai ketua penyelenggara untuk meminta jaminan adanya waktu soundcheck buat SORE. Puji Tuhan, permintaan gue ternyata dikabulkan. Terima kasih untuk Mbak Ria yang dengan sangat rendah hati telah banyak membantu kita hari ini. Akhirnya SORE jadi soundcheck, kebetulan Mr. Bemby Gusti yang tadinya berhalangan juga sudah hadir bersama kita.

Minggu malam,

Akhirnya acara dimulai juga. Sambil bolakbalik kamar mandi setelah minum beberapa gelas bir suguhan dari venue, gue melihat banyak pemain film dan ‘orang-orang penting’ berdatangan. Ada senior-senior macem Bapak Menpora, Yenny Rachman, Gugun Gondrong, sampe bintang muda macem Aming, Indra Bekti, Ruben, Tora Sudiro, Nicholas Saputra, Fauzi Baadilla, Dominique, dan lain-lain.

Penampil pertama: Ari Lasso, nyaris tanpa cela. Mungkin inilah kelebihan dari seorang musisi professional, walaupun dengan persiapan seadanya mereka selalu tampil maksimal. Lagu ‘Mengejar Matahari’ yang menjadi soundtrack film dengan judul yang sama lumayan nendang. Andaikan saja lirik lagu lainnya tidak hanya bertemakan cinta… Anyway, setelah itu pembacaan penghargaan untuk para artis.

Para pemburu berita yang sedari sore berkerumun memadati luar venue mulai bersesakan mengambil gambar di depan stage. Walaupun pembacaan penghargaannya agak rancu, tapi gue mulai tersadar bahwa acara ini mempunyai misi yang sangat ‘dalam’. Sepertinya mereka ingin mengembalikan pamor Festival Film Indonesia dan kembali memperkuat posisi PARFI di dunia perfilman Indonesia, setelah diguncang dengan kehadiran kompetitor yang berkesan oportunis.

Berikutnya, kita semua terhibur melihat penampilan Paman Idris Sardi yang begitu atraktif -sebuah suguhan yang klasik- seolah-olah menunjukkan kepada kita bahwa dalam bermain musik tidak pernah boleh ada satupun musisi yang merasa sudah piawai. Dari waktu ke waktu mesti ada progress. Umur tidak membatasi. Sikat terus, Paman!

Setelah itu giliran ‘the dancing queen’ Imaniar naik ke stage menghajar dengan lagu lagu senam aerobik a la Janet Jackson. Gue ngga terlalu menyimak karena harus mempersiapkan SORE tampil setelah pembacaan penghargaan yang kedua, dan sebagai penampil utama malam itu diharapkan memberikan suguhan yang klimaks.

SORE on Stage

SORE tampil dengan line-up standar: Bemby Gusti pada drums, Awan Garnida pada bass, Mondo Gascaro pada keyboards, Echa Dwiputranto pada lead guitar, Ade pada vocal, Aziz pada saxophone. Kali ini dibantu Nobon pada rhythm guitar.

Lagu pertama, BEBAS dengan Sir Awan Garnida sebagai lead vokalis. Suara yang keluar dari soundsystem ternyata merupakan salah satu yang terbaik diantara seluruh penampilan SORE, thanks to the dynamic duo di monitor: Mr. Dowenk dan Mr. Wawang. Satu hal yang menyedihkan adalah para pemburu berita yang tadinya mengerubungi stage mulai berpulangan. Tapi kita masih terhibur dengan applause dari Mbak Ria dan teman-teman pemain film. Lagu kedua, NO FRUITS FOR TODAY by Mr. Ramondo Gascaro. Sing along song yang satu ini rupanya menggoda beberapa pemburu berita dan orang-orang untuk kembali ke depan stage, untuk sekedar menonton atau mengambil gambar.

Setelah itu Awan memperkenalkan SORE band dan lagu PERGI TANPA PESAN sebagai original soundtrack dari film ‘Berbagi Suami’ karya Nia Dinata. Sebagai penutup, FUNK THE HOLE dilantunkan. Lagu pemacu adrenalin yang menjadi penutup penampilan SORE mendapat sambutan yang lumayan dari teman-teman artis film, terutama Nico Saputra yang sempat mengepalkan kedua tangannya di udara pada saat Awan menyebutkan bahwa lagu ini spesial ditujukan untuknya.

Pulangnya

Manggung hari ini terasa agak aneh. Walaupun acaranya prestisius, yang merupakan kesempatan bagus untuk berpromosi, dan meskipun teman-teman pemain film sangat mendukung, ternyata band ini masih juga belum banyak menarik perhatian para pemburu berita.

Sebuah pelajaran berharga buat sebuah band yang baru menghasilkan sebuah album yang katanya merupakan satu dari lima album yang paling layak dibeli di Asia (TIME Magazine-red). Rupanya band ini masih tetap harus menerima kenyataan bahwa di Indonesia apresiasi setinggi itu selain belum menjamin kepastian meledaknya album di pasaran, juga belum menjadikannya incaran para pemburu berita.

Sisi positifnya, paling tidak SORE bisa menunjukkan bahwa kualitas lagu maupun penampilannya tidak kalah kelas –jika dibandingkan dengan senior-senior yang main duluan- walaupun harus diakui bahwa masih banyak yang harus dibenahi. Masih bisa berusaha lebih keras lagi dan berharap mudah-mudahan untuk selanjutnya lagu-lagu SORE bisa mencuri lebih banyak perhatian penikmat musik, di tengah suburnya talenta dan keringnya ide orisinil dari para musisi di Indonesia.